Paseraya

html/javaScript

Selasa, 29 November 2016

Rabu, 24 Oktober 2012

Mualem

FOTO]: Mualem Tinjau Lokasi Pabrik Padi Modern di Seuneuddon


SEUNEUDDON - Hari ini, Rabu, 24 Oktober 2012 Wagub Muzakir Manaf tinjau tiga tempat di Aceh Utara, pertama, sekitar pukul 09.00 Wagub menuju ke Gampông Manè Kawan Kecamatan Seunuddon, guna melihat lokasi tanah persiapan akan dibangun pabrik padi modern oleh konglomerat nasional Hashim S Djojohadikusumo.
Sebagaimana diketahui bahwa sebelumnya pada tanggal 26 September 2012 telah dilakukan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Pemerintah Aceh dengan PT Arsari Pratama Group tentang pembangunan kilang padi modern di Seunuddon, Aceh Utara.
Wagub melihat-lihat langsung lokasi tanah sambil berbincang-bincang dengan Ketua DPRK Aceh Utara, Jamaluddin Jalil yang sering disapa Mualem Jamal, juga didampingi oleh Camat Seunudon, M. Dahlan. Wagub juga berbincang-bincang dengan beberapa warga setempat yang tanah atau rumahnya masuk dalam lokasi yang harus dibebaskan untuk areal pabrik padi seluas sepuluh hektare. Berikut foto-foto kunjungan Mualem:

Senin, 22 Oktober 2012

Sinkronisasi UUPA Dan UoU Helsinki

Malik Mahmud: Sinkronisasi UUPA dan MoU Helsinki Membuat Aceh Lebih Sejahtera

Written By Administrator on Rabu, 15 Agustus 2012 | 10:52


BANDA ACEH - Pemerintah Aceh hari ini menggelar jumpa pers peringatan tujuh tahun penandatanganan MoU Helsinki, di kediaman Pemangku Wali Nanggroe, Malik Mahmud Alhaytar, Geucheu Kayee Jato, Banda Aceh, Selasa 14 Agustus 2012.

Acara yang dilangsungkan sekitar pukul 11.55 WIB tadi diikuti Malik Mahmud, Sekretaris Daerah Aceh T Setia Budi, dan unsur panitia seperti Hanif Asmara dan Sayed Abdul Aziz.

Malik Mahmud mengharapkan dengan berjalannya perdamaian hingga usia tujuh tahun ini mampu merampungkan semua butir-butir UUPA dari MoU Helsinki. "Karena MoU Helsinki merupakan fundamen awal perdamaian antara RI dan GAM," kata Malik.

Malik mengatakan kalau UUPA bisa disinkronkan dengan MoU Helsinki, ia bisa menjamin tidak ada lagi masalah ke depan antara RI-GAM (Jakarta-Aceh).

Malik juga berharap semua masyarakat Aceh memahami dan mengetahui sebab musabab konflik terjadi di Aceh. Karena, kata dia, dengan memahaminya orang Aceh bisa selalu menjaga marwah, kepentingan, dan hal lainnya yang ada di Aceh.

"Termasuk UUPA yang belum semuanya beres dan akan dibereskan dalam waktu dua tahun ini," ujar dia.[]

Uroe Raya Haji